TRAINING FOR RURAL ECONOMIC EMPOWERMENT

desaku-yang-ku-cinta1

TREE? Pelatihan Pemberdayaan Ekonomi Pedesaan (Training Rural Economic Empowerment/TREE)  adalah metodelogi untuk mempromosikan penciptaan pendapatan dengan cara meningkatkan kapasitas masyarakat menjadi lebih produktif melalui pelatihan keterampilan dan layanan dukungan dalam suatu area atau desa.  Metode ini dikembangkan oleh International Labor Organization (ILO) berdasarkan pembelajaran dari berbagai negara yang telah melakukannya dalam situasi sosial ekonomi yang berbeda dan spesifik.  Metode ini juga dikenal dengan Pelatihan Berbasis komunitas (Community based training /CBT) yang telah mengalami peningkatan dan pergeseran paradigma, perubahan  strategi, konspetual dan  kerangka kerja kebijakan,  khususnya sistem dan metodologi  yang  kini  sudah menjadi pedoman dan tools yang dapat implementasi.

TREE telah berhasil meningkatkan produksi pertanian, pembangunan usaha kecil, membantu mendorong kemitraan antara perusahaan atau indusri besar dengan industri kecil di pedesaan dan penyebaran institusi keuangna mikro yang  bermuara untuk menciptakan lapangan kerja, kewiraushaan dan pengembangan ekonomi pedesaan.

Mengapa TREE?

TREE  adalah tools untuk membangun desa yang lebih menekan pada Strategi memperkuat suatu desa  secara komprehensif dimana komunitas atau masyarakat  setempat didorong (mobilisasi) menjadi aktor utama pembangunan, dengan tahapan :

  • Mengidentifikasi kegaitan-kegiatan yang berpotensi menciptakan nilai tambah sebagai dasar untuk mendesain dan menentukan jenis pelatihan yang akan meningkatkan kapasitas masyarakat berkatian dengan potensi-potensi  tersebut.
  • Membangun komunitas  dan kemitraan dengan lembaga-lembaga yang bisa dijadikan mitra pembangunan desa
  • Memfasilitasi dukungan setelah pelatihan  secara individu atau kelompok untuk memastikan keberlanjutan program

Dengan pendekatan ini maka masyarakat didorong untuk:

  • meningkatkan kapasitas dengan memanfaatkan pengetahuan dan keterampilan yang mereka miliki di lingkungan dan tempat mereka bekerja secara efektif
  • Mengidentifikasi kebutuhan memperkuat keterampilan dan dukungan lainnya untuk meningkatkan produktivitas dan kondisi kehidupan mereka
  • Berkontribusi untuk membangun desa mereka bersama-sama dan  mandiri secarea berkelanjutan

3 thoughts on “TRAINING FOR RURAL ECONOMIC EMPOWERMENT

  1. Pingback: Kemenpora: Apakah Kamu Anak Muda yang Dicari? - BMU Nusantara

  2. Saya sedang merintis usaha rumahan, apa visa ikut program pelatihannya
    Ilmunya sepertinya Alan sang at bermanfaat until saya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>