02 Dec

Mood Positif agar Bisnis Hits

Halo temen-temen entrepreneur! Apa kabar hari ini? Semoga temen-temen nggak bosen membaca tulisan saya. Hehe…

Kali ini saya akan membahas tentang pentingnya mood positif dalam membangun bisnis yang sedang dirintis agar nantinya bisa hits. Mari kita putar dulu playlist lagu kesukaan kita.

——-

Temen-temen, menjaga mood agar selalu positif itu penting bagi entrepreneur. Tidak hanya entrepreneur kali ya..semua orang juga perlu mengelola mood mereka meski bukan pebisnis. Saya pribadi juga merasakan tentang pentingnya mood untuk selalu berada pada kondisi terbaik. Dampaknya sangat luar biasa sekali. Misalnya, daya tahan tubuh menjadi lebih baik, membuat kita nyaman beraktifitas dan menjadikan kita sangat termotivasi, aura positif kita terpancar dan lain sebagainya. Kita menjadi produktif dalam pekerjaan kita dan itu bisa menular lho kepada orang lain yang ada di sekitar kita.

Bagi Entrepreneur, mood ini sangat berpengaruh sekali dan perlu dikelola dengan baik. Pasalnya tantangan yang mereka hadapi itu begitu besar, terutama bagi entrepreneur pemula. Setidak-tidaknya 2 hal tantangan utama mereka, ketidakpastian yang begitu besar dan banyaknya hal yang mesti mereka kerjakan dan pikirkan dalam waktu bersamaan. Misalnya, penjualan yang angkanya masih belum menggairahkan, pelanggan yang masih itu-itu saja, tempat usaha yang masih ala kadarnya, produk yang masih perlu terus dikembangkan agar bisa memenuhi permintaan pelanggan, kas masuk yang masih mengkhawatirkan, modal awal yang terus tergerus dan lain sebagainya. Seperti tidak ada habisnya. Semua itu sangat melelahkan dan sangat menguras pikiran kita yang pada akhirnya juga membuat jam tidur berantakan.

Nah..temen-temen entrepreneur yang saya banggakan, mood itu seperti bom waktu yang bisa meluluhlantakkan semua rencana yang telah kita susun dengan baik dan dapat mempengaruhi ritme perjalanan bisnis yang susah payah temen-temen bangun. Oleh karenanya, sangatlah penting untuk mempertahankan mood kita dalam kondisi prima.

Lantas, apa yang mesti kita lakukan agar mood kita dapat menjadi booster yang positif untuk melanjutkan estafet perjalanan bisnis? Mari kita simak bersama sambil menikmati kopi Purwaceng khas Wonosobo yang bikin greng.

#1 Bahagia itu kita yang menentukan, bukan orang lain

n-happiness-628x314

Bahagia itu kita yang menentukan.

Ini adalah aturan mendasar yang perlu disematkan dalam-dalam di benak kita. Bahwa kita sendiri yang bertanggung jawab atas kebahagiaan kita itu sesuatu yang mesti kita sadari betul dalam batin bawah sadar. Hari buruk atau yang biasa orang sebut bad days maupun bad luck itu bisa menimpa siapa saja tanpa terkecuali, termasuk pebisnis pemula.

Tersenyumlah pada apa yang kita miliki, pada apa yang kita dapatkan dan pada apa yang terjadi pada kita. Senantiasa itu akan membuat kita nyaman dengan penuh rasa syukur melalui hari. Ini akan menjadi mega booster; sesuatu yang sangat penting yang akan menandai awal lahirnya pencapaian-pencapaian penting dalam hidup kita!

#2 Apresiasi setiap pencapaian, sekecil apapun

Banyaknya checklist pekerjaan yang mesti dilakukan oleh pebisnis pemula itu membuat mereka kelimpungan dan mudah gagal fokus. Daftar panjang aktifitas yang harus dilakukan untuk membuat bisnis berjalan lebih mulus terkadang membuat kita lupa untuk mengapresiasi hal-hal kecil yang telah berhasil kita lalui. Kita cenderung lebih fokus untuk mengejar rencana-rencana besar dalam perjalanan bisnis kita. Mencari investor untuk pengembangan bisnis, mengupayakan mitra strategis, keinginan untuk segera mem-franchise-kan bisnis agar pemasukan lebih besar, harapan untuk melejitkan omset penjualan dan lain-lain yang membuat kita terlena dan larut dalam kondisi yang rentan dan mudah galau.

employee-recognition

Apreasiasi setiap pencapaian dalam bisnis, sekecil apapun

Beberapa pencapaian bisnis yang mesti kita apresiasi misalnya pelanggan yang mulai suka dengan produk dan jasa kita, repeat order yang mulai tercipta, calon pelanggan yang mulai merespon strategi promosi kita, bisnis yang mulai berjalan meski pelan, cashflow yang tetap positif walau tidak banyak dan lain sebagainya. Mungkin itu tidak signifikan dan belum sesuai target yang kita harapkan. Tapi, itu hal-hal yang seharusnya bisa kita apresiasi. Itu juga pencapaian. Hal-hal yang sederhana yang acapkali diabaikan karena seringnya kita melihat visi dan misi bisnis kita yang begitu hebat itu; terlalu sering melihat angka-angka rencana, dan tetangga sebelah yang bisnisnya mulai ramai.

Temen-temen, langkah-langkah kecil yang berhasil kita buat itu bagian dari langkah besar yang akan mengantarkan kita pada pencapaian bisnis besar nantinya. Setiap langkah kecil yang berhasil kita lalui mesti kita apresiasi dan rayakan. Kita harus berdamai dengan hal itu dan itu akan meningkatkan mood kita untuk melanjutkan pada langkah berikutnya. Pelan-pelan dan jangan biarkan hal besar lainnya mengganggu konsentrasi kita dalam bisnis. Seperti kutipan di film Shooter (2007), “Slow is smooth, smooth is fast.”

#3 Persiapkan diri untuk menghadapi resiko, bukan menghindarinya

the-wisdom-of-risk-taking

Nothing worth having comes easy.

Memutuskan untuk berbisnis itu artinya kita sudah menyiapkan diri untuk akrab dengan resiko. Kalau tidak siap menghadapi resiko, sebaiknya saya sarankan untuk tidak menjadi entrepreneur. Setiap keputusan atau langkah yang kita buat dalam menjalankan bisnis itu tersimpan resiko atau efek sampingan di balik harapan optimis yang akan kita raih. Sudah sewajarnya jika kita sudah memperhitungkannya sebelumnya. Sudah seharusnya juga jika bersiap diri dengan konsekuensi yang tidak sesuai harapan. Resiko. Hadapi dan selesaikan. Itu akan mengantarkanmu pada level yang lebih tinggi, kawan!

Tugas seorang entrepreneur untuk mencari “cara” bagaimana menghadapi setiap tantangan dan resiko, lalu mengkonversinya menjadi sebuah peluang.

#4 Ciptakan ruangan yang membuat kita nyaman beraktifitas

download-1

Ruang kerja yang nyaman dapat meningkatkan produktivitas.

Merekayasa ruang kerja pribadi dimana kita akan lebih banyak menghabiskan waktu akan sangat membantu agar kita nyaman dalam mengelola bisnis kita. Desain yang ceria pada interiornya bisa meningkatkan mood kita dalam bekerja dan sedikit melepaskan stres dari aktifitas bisnis. Tidak perlu didesain seperti kantor google yang wah itu. Beberapa hal yang bisa kita lakukan misalnya ruangan yang rapi dan bersih, warna ruangan yang cerah, ventilasi dan pencahayaan yang memadai, meletakkan stationery, buku-buku dan peralatan yang sering kita gunakan pada tempat yg mudah dijangkau dan mudah dicari, memajang foto pribadi/keluarga atau lukisan, kata-kata inspiratif yang bisa membuat kita hits lagi, menyiapkan playlist lagu-lagu yang membangkitkan mood dan lain sebagainya. Coba Anda pikirkan.

Ruang kerja yang nyaman dan personal merupakan pendekatan efektif untuk mendorong kita untuk meningkatkan kreativitas dan produktivitas kita. Kalau kita produktif, jalannya bisnis akan lebih mudah.

#5 Jangan abaikan waktu istirahat

hindari-makanan-ini-jika-ingin-tidur-nyenyak-1

Tidur dapat meningkatkan produktivitas.

Tidak dapat dipungkiri bahwa istirahat yang cukup itu sangat penting bagi siapa saja yang ingin menjadi produktif. Apalagi bagi entrepreneur yang hari-harinya begitu sibuk untuk membangun bisnis. Banyak tantangan yang mesti mereka hadapi. Waktu istirahat yang teratur dan cukup dapat membantu kita untuk meningkatkan produktivitas.

Banyak studi dan riset yang mengkaji tentang mengapa tidur itu sangat penting. Waktu tidur yang teratur dan good sleep, kita memberi ruang untuk otak dan tubuh kita beristirahat. Dengan tidur, otak kita akan melakukan proses peremajaan kembali, dan banyak hal terjadi pada saat kita tidur yang itu sangat luar biasa dampaknya terhadap organ tubuh kita.

Jadi, sesibuk apapun kita dalam membangun bisnis, jangan lupakan waktu istirahat. Get good sleep!

#6 Pikirkan untuk mengembangkan ide sumber pemasukan yang lain

Membangun bisnis yang sedang kita rintis itu membutuhkan biaya. Minimal untuk menutupi biaya hidup kita sendiri ketika pemasukan kita hanya berasal dari bisnis tersebut. Bayangkan apa yang akan terjadi bila bisnis kita belum bisa memberikan pemasukan yang cukup untuk membiayai hidup kita sendiri, bisa-bisa kita mudah goyang dan gagal fokus karena faktor keuangan keluarga yang sedang ngadat.

Business idea

Pikirkan untuk menambah sumber pemasukan yang lain.

Idealnya, ketika memutuskan untuk memulai bisnis, sebaiknya kita memiliki cadangan dana untuk menutupi biaya hidup kita selama satu tahun ke depan. Itu artinya, selama setahun ke depan, kita bisa fokus untuk membangun fondasi bisnis tanpa terganggu dengan masalah keuangan keluarga. Lalu, bagaimana bagi yang sudah terlanjur melangkah untuk berbisnis dan tidak punya cadangan biaya hidup selama setahun? Pikirkan untuk mencari cara agar Anda dapat memiliki sumber pemasukan yang lain. Tentu, yang tidak banyak menyita waktu banyak sehingga Anda masih bisa membagi waktu dan masih fokus untuk mengelola bisnis Anda. Misalnya, menjual kreativitas dengan hobi dan keahlian yang kita miliki, jasa perantara, menjadi freelancer dan lain sebagainya.  

 

#7 Jangan lupa bahagia!

happy-girl-images-015

Bahagia itu sederhana.

Untuk urusan ini, sepertinya saya tidak perlu bercerita panjang lebar. Saya yakin temen-temen tahu apa yang mesti dilakukan. Bahagia itu sederhana, seperti yang ngehits di instagram hingga mendekati angka 400 ribu tagar! Meluangkan waktu untuk berlibur, berkumpul dengan keluarga, menemui kawan lama, menekuni hobi, say hello kepada calon pasangan dan melanjutkan PDKT yang tertunda (hehe..jangan lupa me time dengan calon pasangamu, mblo), atau sekedar nongkrong di tempat favorit Anda. Apapun bentuk dan caranya yang bisa membuat kita bahagia. Yang penting, lakukan sesuatu di luar kebiasaan kita sehari-hari. Yes, you knew it. Go get them in hand and jangan lupa bahagia, wahai entrepreneur!

Semoga tips diatas dapat membantu untuk mempertahankan mood Anda dalam membangun bisnis yang akan ngehits! *seruput kopi*

(baca juga: membangun fondasi bisnis yang hits)

Yudi Utomo

A Passionate Entrepreneurial Specialist @BMUNusantara

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>