05 Oct

Mencari Ide Bisnis itu MUDAH!

“Ide bisnis apa yang bagus saat ini?”

“Bisnis apa enaknya sekarang ya?”

“Ada ide untuk berbisnis?”

ide-bisnisTak jarang saya mendapat pertanyaan di atas. Wajar kali ya..karena kegiatan saya salah satunya adalah memfasilitasi pelatihan bagaimana memulai usaha atau mengembangkan usaha. Hehe..tapi sayangnya tak jarang pula pertanyaan seperti itu membuat saya mengernyitkan dahi. Pertama, karena saya benar-benar tidak tahu apakah ide yang sedang trending saat ini di daerah tertentu juga bisa diduplikasi di daerah lain dengan mudah? Kedua, karena bagi saya yang terpenting adalah mendorong ide bisnis agar lebih cepat terealisasi, maka ide bisnis bisa didasarkan pada kebutuhan masyarakat lokal yang belum terpenuhi, atau potensi lokal yang masih belum dikonversi menjadi komoditas atau jasa bisnis. Untuk menjawab hal kedua itu, pastinya yang lebih tahu adalah orang yang menyampaikan pertanyaan di atas. Yakni Anda. Ya, Anda-lah yang seharusnya yang lebih tahu kebutuhan masyarakat setempat yang belum terpenuhi atau potensi di daerah Anda yang bisa dijadikan peluang bisnis.

Yang saya lakukan biasanya menanyakan kembali orang yang bertanya. Apa potensi yang ada di daerah Anda?” atau “Sudahkan Anda mengamati kebutuhan apa yang ada di daerah Anda yang belum/susah dipenuhi oleh pasar yang ada?” Saya pernah menulis bahwa peluang bisnis dapat muncul dari kemampuan Anda dalam melihat masalah yang ada di sekitar lingkungan Anda (baca juga: Bisnis yang Prospeknya Bagus). Dengan kata lain, ide bisnis yang bagus adalah bisnis yang permintaannya di pasar begitu besar namun belum bisa dipenuhi oleh pelaku bisnis lainnya. Namun, tidak salah juga jika Anda ingin membuat produk/jasa terlebih dahulu dan kemudian mencari pasarnya. Akan tetapi, biasanya cara berbisnis seperti ini akan menjadikan peluang untuk bisa diserap pasar cenderung lebih susah. Kenapa? Karena Anda menciptakan pasar Anda sendiri. Butuh produk atau jasa yang benar-benar unik, inovatif dan strategi pemasaran yang jitu untuk memastikan mainan Anda laku di pasaran.

OK, mari kita asumsikan bahwa Anda mau berbisnis dari ide yang peluangnya menjadi kebutuhan target pasar Anda. Bagaimana caranya?

creative-and-innovative-ideas-for-business-reengineering-4529#1 Pahami bahwa ide bisnis itu banyak sekali. Paling pertama yang mesti Anda garis-bawahi adalah ide bisnis itu ada di mana-mana; dari mulai yang sederhana hingga yang kompleks. Hanya orang yang punya kemauan untuk mencari dan mengamati lingkungan yang bisa diberi kemampuan untuk melihatnya. Mulailah dengan ngobrol dengan orang-orang yang ada di sekitar Anda. Cari tahu apa saja kebutuhan dan keinginan mereka terhadap sesuatu. Mulailah dengan mengamati lingkungan di sekitar Anda. Cari tahu demand atau permintaan apa yang belum terpenuhi dan seberapa besar peluang permintaannya. Anda harus mulai melakukan survey kecil-kecilan untuk mengidentifikasi ceruk pasar apa yang ada di sekitar Anda.

memilih-ide-bisnis#2 Pilih ide bisnis Anda. Ide bisnis yang sudah Anda kantongi dari proses ngobrol dan mengamati lingkungan sekitar, harus diseleksi dengan dasar yang paling memungkinkan untuk direalisasikan. Ide bisnis Anda haruslah menjadi solusi atas kebutuhan target pasar yang belum terpenuhi. Saat ini, Anda tak perlu muluk-muluk mendambakan ide bisnis besar karena effort-nya juga pasti besar. Minimal ide bisnis Anda SMART (ide bisnis yang spesifik/ada peluang pasarnya, bisa diukur pasarnya (lokal misalnya), dalam jangkauan Anda pasarnya sehingga Anda tidak perlu susah-susah banget untuk menjangkau segmen pasar Anda, ide bisnis yang realistis dalam kapasitas dan kondisi Anda saat ini, dan ada batasan waktu untuk merealisasikan ide bisnis tersebut!). Timing untuk ide bisnis Anda sangat penting sebelum ide yang sama dilakukan oleh orang lain!

#3 Rencanakan Ide Bisnis Anbizplanda. Saat ini ada tools yang sangat praktis untuk merencanakan bagaimana ide bisnis Anda akan menghasilkan uang dalam selembar kertas yang disebut Business Model Canvas (BMC). Banyak contohnya di internet. Anda hanya perlu browsing bagaimana cara mengisinya. Ada 9 blok yang mesti Anda lengkapi untuk menvisualisasikan ide bisnis Anda; mulai dari siapa segmen pasar Anda hingga struktur biaya apa saja yang ada dalam ide bisnis Anda.

study-kelayakan-untuk-memulai-usaha-rumahan-fotolia#4 Pastikan ide bisnis Anda tidak menguap. Menjaga momentum sangatlah penting agar ide bisnis yang sudah ada tidak hanya ada dalam angan-angan. Simak tipsnya disini.

#5 Tes Ide Bisnis Anda. Jangan menunggu rencana bisnis Anda hingga perfect sekali. Ujilah ide bisnis anda untuk mengetahui bagaimana respon pasar yang Anda sasar. Cari tahu apakah pelanggan Anda berminat untuk membeli produk atau jasa Anda. Momen ini bisa juga digunakan untuk mendapatkan feedback dari mereka tentang hal-hal yang mesti Anda perhatikan agar dapat memenuhi keinginan calon pelanggan Anda. Ingat, ide bisnis Anda belum apa-apa sebelum dikomersilkan dan menghasilkan pemasukan bagi bisnis Anda!  

Semoga bermanfaat! 

Yudi Utomo

A Passionate Entrepreneurial Specialist @BMUNusantara

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>