28 Jun

Membangun Brand seperti Membuat Film

6D2748E5-A3D0-455C-9811-75432363D3E1MEMBANGUN BRAND? Mudah kalau Anda pernah Nonton Film!

Ya, brand itu seperti cerita. Karena dia cerita, maka bangunlah cerita seperti film. Apa saja yang harus ada dalam sebuah film agar menarik?

Pertama, KARAKTER. Apalah artinya sebuah cerita atau film jika tidak ada karakternya. Terlalu banyak karakter yang muncul dan porsinya sama akan menjadikan film nggak menarik. Sama dengan brand Anda. Karakter dalam cerita yang akan Anda bangun adalah target pelanggan utama Anda. Siapa target pelanggan utama Anda? Siapa yang akan menjadi tokoh utama atau hero dalam brand Anda? Jangan terlalu muluk-muluk. Be specific!

Kedua, MASALAH atau TANTANGAN. Masalah, tantangan ataupun konflik itu menjadi bagian penting dari sebuah cerita. Film menjadi tidak menarik jika karakter utamanya dari awal baik-baik saja hingga akhir cerita. Pasti membosankan kalau alurnya datar-datar saja. Oleh karenanya, konflik itu menjadi sangat penting. Apa kaitannya dengan brand? Anda harus mencari tahu permasalahan apa yang dialami oleh pelanggan utama Anda. Bisnis jaman now seperti itu kira-kira. Mereka muncul untuk memberikan solusi atas kesulitan, kekhawatiran dan permasalahan yang mereka alami. So, gali lebih dalam permasalahan tentang kebutuhan dan keinginan mereka terhadap produk/jasa tertentu. 

Yang ketiga, PETUNJUK atau DUKUNGAN. dalam sebuah cerita, karakter utamanya biasanya hidupnya baik-baik saja, bahagia dan normal seperti sediakala. Itu berubah ketika mendadak konflik muncul seperti pada bagian kedua. Pada momen ini, si karakter utama butuh untuk bangkit dan mengembalikan keadaan yang sebelumnya terganggu. Bahkan menjadi lebih baik. Dia butuh dukungan. Dalam sebuah film biasanya ada aktor pendukung yang menjadi kunci kebangkitan atau pertolongan. Menjadi petunjuk. James Bond ada Queen yang punya akses terhadap persenjataan MI6 dan keagensiannya. Jun ada si Jin. Coba ada telusuri, pasti ada karakter pendukung yang membuat dia bisa mengatasi konfliknya. Nah, terkait dengan brand, brand Anda harus menjadi petunjuk untuk menyelesaikan masalah pelanggan utama Anda. 

Selanjutnya, RENCANA. Dalam sebuah cerita, si karakter utama butuh rencana agar bisa bangkit. Perlu proses atau tahapan yang jelas agar bisa alurnya menjadi naik kembali. Brand Anda harus memberikan kemudahan agar pelanggan dapat mengakses produk/jasa Anda. Anda sebagai guide atau katakter pendukung harus punya sesuatu yang jelas untuk ditawarkan kepada pelanggan utama Anda.

Kelima, PEMBELIAN. Anda harus punya saluran distribusi penjualan yang jelas agar pelanggan mudah membeli dari Anda. Kalaupun belum membeli, dia masih bisa mendapatkan ruang untuk mempertimbangkan. Bisa berupa konsultasi gratis, dia bisa nanya-nanya atau bahkan ada komunitasnya. Atau apapun bentuknya untuk membangun hubungan dengan Anda dan melihat bagaimana brand Anda bisa membantu mereka. Hingga suatu waktu ketika dia siap, dia akan membeli ke Anda.

Keenam, JANGAN PHP. Tidak ada orang yang senang dengan dikibulin. Apa yang Anda sampaikan harus terbukti menjawab kekhawatiran mereka. Apa yang Anda sampaikan terkait dengan brand Anda harus seperti itu adanya. Membuat pelanggan membeli itu bukan perkara mudah. Mereka butuh pertimbangan. Pastikan ketika mereka membeli, mereka dapat kemudahan untuk menggunakannya and it has to be working! 

Yang terakhir, HAPPY ENDING. Cerita kebanyakan berakhir bahagia. Pastikan brand Anda mampu merubah dari kondisi A menjadi kondisi B sesuai dengan ekspektasi target pelanggan Anda. Misal, dia bisa lebih percaya diri, dia bisa tenang atau terbantu dengan produk/jasa Anda, lebih didengar atau apapun itu yang membuat mereka lebih baik. Visi brand Anda adalah representasi visi yang ingin dicapai oleh target pelanggan Anda. Jangan dibalik ya. Jika itu bisa Anda lakukan, mereka akan menjadi pelanggan yang loyal!

Demikian ulasan singkat 7 kerangka tentang Building A Story Brand-nya Donald Miller. Lebih dalem lagi tentang story brand, kapan-kapan diulas lagi ya. Hehe..

Salam Kopi Pahit! 

Yudi Utomo

A Training Designer and Social Enterprise Enthusiast @BMUNusantara

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.