01 Nov

Kebutuhan dan Peluang Usaha

rumah-banten-sandang-pangan-papanKebutuhan adalah hasrat dasar keinginan manusia. Ini merupakan kodrat yang di berikan Tuhan kepada manusia. Kebutuhan datangnya dari rasa keinginan setiap individu. Begitu banyaknya manusia sehingga tiap-tiap individu juga memiliki kebutuhan yang berbeda-beda pula. Karenanya menjadi wajar jika seseorang mempunyai kebutuhan karena memang didorong oleh rasa keinginan yang ia miliki. Bagaimana cara memenuhi kebutuhan tersebut. Di artikel ini saya belum akan membedakan apa itu kebutuhan dan apa itu keinginan.

Jumlah penduduk di bumi ini sangat banyak, sangat beragam, banyak ras, banyak suku, banyak adat, banyak budaya. Kebutuhan manusia pasti berbeda dan sangat beragam. Mulai dari bayi hingga kakek-kakek pasti memiliki kebutuhan masing-masing. Bayi yang baru lahir, misalnya, ingin mendapatkan ASI dari sang Ibu, atau asupan makanan bergizi lainnya.. Anak-anak pun demikian. Mereka misalnya mengingkan mainan selain mendapatkan pendidikan dari sekolah dan orang-tuanya. Demikian juga para remaja, mereka mulai mencari eksistensi diri dan mengeksplorasi apa yang menjadi potensinya. Demikian dan seterusnya. Mulai dari individu, keluarga, kelompok, sampai negara pun mempunyai kebutuhannya sendiri-sendiri.

Menurut Maslow kebutuhan manusia ada 5 tingkatan dari kebutuhan dasar  sampai pengembangan diri. Kebutuhan manusia yang paling dasar adalah makan–minum, sandang-pangan, dan tempat tinggal. Karena sifatnya yang mendasar, setiap manusia berupaya untuk memenuhinya dengan berbagai cara, bahkan cara apapun! Sebelum jaman mata uang seperti era sekarang ini, nenek moyang kita mengenal sistem barter atau pertukaran barang. Sekarang, seiring dengan majunya teknologi, pemenuhan kebutuhan bahkan sudah dilakukan secara virtual alias tidak bertemu langsung dalam melakukan transaksi atau momentum permufakatan lainnya.

Adalah musykil setiap manusia bisa memenuhi semua keinginan dan kebutuhannya. Ia akan membutuhkan orang lain untuk memenuhinya. Inilah yang kemudian disebut sebagai muamalah atau interaksi antar manusia. Seorang petani, misalnya, ia membutuhkan pedagang untuk menjual hasil pertaniannya. Sebaliknya, seorang pedagang juga membutuhkan barang dagangan yang bisa dipasok oleh petani. Dari sini, kita bisa menarik garis merah yang jelas: peluang usaha selalu terbuka lebar karena setiap manusia akan membutuhkan manusia lainnya untuk memenuhi keinginan dan kebutuhannya. Di sinilah kita bisa menemukan orang-orang yang memilih untuk berwirausaha karena ia bisa mengkonversi kebutuhan dan keinginan banyak orang menjadi peluang usaha. Jadi sebuah usaha pada dasarnya merupakan cerminan dari kebutuhan sekelompok orang yang tidak bisa mereka penuhi sendiri. Mereka yang membuka usaha adalah manusia-manusia yang jeli melihat kecenderungan kebutuhan dan keinginan banyak orang menjadi sebuah peluang usaha.

Karena peluang usaha sangatlah berkaitan dengan kebutuhan manusia, maka kecermatan dan ketajaman dalam melihat kebutuhan banyak orang adalah kunci keberhasilan sebelum kita membuka usaha. Dengan berefleksi pada kebutuhan dan keinginan banyak orang, maka  produk atau jasa yang kita produksi akan mudah terjual.  Sekalipun demikian, dalam berbisnis kita harus tetap realistis, jangan terlalu muluk-muluk ingin menguasi kebutuhan pasar seluruhnya. Ini sangat tidak mungkin karena kita juga memiliki keterbatasan-keterbatasan. Bisa menguasai 10% saja dari pasar yang ada sudah merupakan prestasi yang luar biasa. Kembalikan lagi pada kapasitas dan kemampuan kita dalam memenuhi kebutuhan-kebutuhan banyak orang tersebut sebelum Anda benar-benar meng-konversi-kannya kedalam sebuah rencana usaha.

Bagaimana cara memulainya?

Salah satu cara yang paling mudah untuk bisa melihat kebutuhan banyak orang adalah dengan cara komunikasi. Dengan berkomunikasi akan semakin banyak informasi bisa kita dapatkan. Informasi-informasi tersebut bisa kita gunakan untuk mengetahui kebutuhan dan keinginan masyarakat yang ada di sekitar kita atau masyarakat yang akan menjadi target dari produk atau jasa yang akan kita lepas di pasaran. Sudah banyak yang berhasil, Anda pun tidak terkecuali. Selamat mencoba!

Sumber Gambar

Suyanto

Facilitator@BMU Nusantara

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>