25 Sep

Shopping? Kenapa ngga!

Menghabiskan uSmart Shopperang itu pasti lebih menyenangkan daripada menabung. Setuju? Hehe..terus kalau suka belanja, gimana dengan pengelolaan keuangan kita? Tenang.. kita juga ngga harus menderita banget agar dapat mengelola uang kita dengan baik. Berapapun penghasilan kita, kita sebenarnya masih bisa menabung. Lalu bagaimana caranya? Jadilah smart shopper yang dapat menggunakan uang dengan bijak! Apa yang harus dilakukan oleh smart shopper terkait dengan pengelolaan keuangan keluarga? Simak tipsnya.

Read More

21 Apr

Usaha Mikro yang Bankable

01. kredit bagi pelaku usaha mikro

Indonesia adalah surganya usaha mikro. Betapa tidak, ribuan bahkan jutaan pelaku usaha mikro di negeri ini tumbuh subur seolah tidak peduli dengan kondisi makro ekonomi yang selalu dibayang-bayangi skenario global. Penulis mengistilahkan bisnis mikro adalah bisnis yang tak ada matinya dan bisnis yang tahan banting. Sejarah mencatat, guncangan ekonomi Asia di era 98 yang berdampak signifikan terhadap kondisi ekonomi Indonesia secara global, tidak berdampak langsung terhadap para pelaku usaha mikro. Begitu juga krisis ekonomi pada dekade berikutnya di tahun 2008, pelaku usaha mikro tetap bertahan bahkan tidak sedikit dari mereka yang beranjak ke level usaha kecil dan menengah (Small Middle Enterprises). Mereka tetap berdagang di lapak-lapak dan kios-kios pasar tradisional. Kita masih tetap bisa temui eksistensi mereka disetiap sudut kampung dan sekitaran pangkalan ojek.

Sayangnya ketahanan bisnis mikro selalu dibayang-bayangi oleh tantangan laten, mulai dari kompetensi pengelolaan dan managemen bisnis, keterbatasan modal serta minimnya akses mendapatkan modal dari Bank dan Lembaga Keuangan. Banyaknya program-program Pemerintah dalam menumbuhkan usaha mikro di Indonesia, terutama kebutuhan modal, tidak dibarengi dengan access knowledge. Yakni bagaimana pemahaman mendapatkan akses modal selanjutnya, terutama setelah program suntikan modal dari pemerintah rampung? Hal ini penulis rasa penting bagaimana mendidik para pelaku usaha mikro memiliki kompetensi yang sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh Bank dan Lembaga Keuangan secara umum. Di sisi lain, penting juga memberikan akses kepada para pelaku usaha mikro untuk memiliki beragam pilihan dan alternatif produk-produk kredit/pinjaman dari Bank yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik usaha debitur. Minimnya pemahaman terhadap dua hal di atas akan menjadi masalah bagi para pelaku usaha mikro dalam meningkatkan kapasitas usahanya.

Read More