07 Apr

Apakah anda terampil mendengar?

Hearing_LossBila karir Anda biasa-biasa saja, produktivitas kerja menurun, merasa semakin terasing di kelompok kerja, pendapat tidak didengar oleh orang lain (termasuk di rumah, ketika bicara pada istri/ suami atau anak-anak sendiri) atau kurang percaya diri, semisal, ketika menyampaikan pendapat dalam rapat atau bertemu klien baru, ada baiknya Anda meninjau kembali kemampuan mendengar Anda.

Mendengar terampil sepertinya merupakan keterampilan lumrah yang tidak perlu diperhatikan. Namun, justru ketika dianggap sebagai “hal yang lumrah”,  kita sesungguhnya melupakan keterampilan itu.

Apakah Anda pendengar yang terampil? Berikut adalah hal-hal untuk menilainya.

  1. Saya teratur membuat kontak mata
  2. Saya bertanya untuk klarifikasi
  3. Saya menunjukkan perhatian dengan merasakan emosi
  4. Saya menyatakan kembali atau paraphrase beberapa kata pembicara untuk mengklarifikasi pemahaman saya
  5. Saya ingin mengerti dulu, baru kemudian dimengerti
  6. Emosi saya terkontrol dan seimbang
  7. Saya menunjukkan reaksi non-verbal seperti tersenyum, mengangguk, mengangkat alis pada waktu yang sesuai
  8. Saya memerhatikan dengan seksama dan mencegah pikiran saya ngelantur ke mana-mana
  9. Saya bereaksi sesuai dengan apa yang saya dengar
  10. Saya tetap pada subjek pembicaraan

Bila Anda memiliki banyak sikap atau kebiasaan di atas, maka Anda cenderung menjadi pendengar yang terampil. Tapi, nanti dulu, silahkan lihat daftar di bawah ini. Bila Anda memiliki banyak sikap atau kebiasaan dalam daftar di bawah, maka Anda tampaknya belum menjadi pendengar yang terampil.

1. Saya sering menginterupsi pembicaraan.

2. Saya sering membuat kesimpulan cepat.

3. Saya sering menyelesaikan kalimat yang orang lain belum selesai menyelesaikan.

4. Saya merubah subjek pembicaraan tiba-tiba.

5. Saya memutuskan sesuatu sebelum mendengar semuanya.

6. Saya hanya memberi perhatian setengah-setengah.

7. Saya tidak memberi respon, hanya diam.

8. Saya suka tidak sabar.

9. Saya suka difensif, membela diri.

10. Saya kerap memikirkan apa yang ingin saya sampaikan ketika orang lain bicara.

Menurut Diana (2001) ada setidaknya 50 manfaat mendengar terampil, tiga di antaranya adalah meningkatkan kepercayaan diri, membangun hubungan antarmanusia yang berkualitas dan meningkatkan efisiensi dan produktivitias kerja. Silahkan buktikan sendiri dengan mendengar lebih terampil.

Risang Rimbatmaja

Jimmy Febriyadi

Always newbie Facilitator. Fasilitator Social Enterprise, Kewirausahaan (GET Ahead & SIYB) dan Financial Education. Praktisi Business Development Services Provider yang fokus membidangi kegiatan Fasilitasi, Riset dan Pendampingan Masyarakat, melalui Pelatihan Kewirausahaan dan Pendidikan Keuangan. Aktif sebagai konsultan UN, beberapa Instansi Pemerintah dan NGO.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.