30 Jun

Lakukan 9 Hal Ini, Bisnis Anda Melejit!

C79263E8-E2EE-4E9E-9B0F-5B2EA10B90AB

“Memahami alasan dibalik mengapa seorang pelanggan menyukai suatu produk atas jasa tertentu akan membantu kita dalam menyediakan produk atau jasa yang sesuai dengan keinginan mereka.”

Kalimat tersebut saya sengaja buat dalam bentuk kutipan karena jadi teringat skripsi seorang kawan pada jaman kuliah dulu. Saya nggak ingat persis judul skripsinya. Yang saya ingat adalah topiknya tentang Sigmund Freud dan berhubungan dengan Psikoanalisis. Hmm..apa pula itu ya. Begini, biar tidak pusing, sederhananya tentang perilaku manusia. 

Apa hubungannya perilaku manusia dengan bisnis? Ada. Ini yang akan menjadi landasan untuk bisnis Anda agar bisa tumbuh dan disukai oleh pelanggan. Siapa coba yang nggak pengen bisnisnya digemari dan jadi tempat favorit pelanggan membelanjakan uangnya?

Ok. Kita kembali lagi ke perilaku manusia. Setiap manusia yang berakal memiliki hasrat atau keinginan untuk mencapai atau memiliki sesuatu. Keinginan yang paling mendasar adalah yang bersifat survival (bertahan hidup atau bersifat primitif. Hasrat untuk berada dalam situasi aman, sehat, bahagia hingga hasrat untuk tetap “eksis” dalam suatu komunitas. Mekanisme untuk bertahan hidup atau eksis itu menjadikan manusia berperilaku primitif. Kalau lapar, naluri untuk makan muncul; kalau dalam bahaya, naluri untuk menyelamatkan diri menyeruak; kalau ada lawan jenis, auto benerin rambut. Haha..yang terakhir saya nggak bisa saya validasi. Dan masih banyak contoh lainnya yang bersifat survival.

Karena biasanya yang bersifat survival itu menjadi kebutuhan dasar dan mendesak, maka biasanya menjadi otomatis untuk diperjuangkan. Kalau bahasa otomatis jaman sekarang auto (contoh: auto block, auto happy, dst.). Nah, dalam konteks memahami perilaku pelanggan, alangkah lebih baik jika kita bisa memahami keinginan survival target pelanggan utama kita. 

Hasrat pelanggan yang seperti apa yang harus kita pelajari agar mereka auto like dan auto mau membeli dari bisnis kita? Yuk kita simak sambil ngopi. Read More

28 Jun

Membangun Brand seperti Membuat Film

6D2748E5-A3D0-455C-9811-75432363D3E1MEMBANGUN BRAND? Mudah kalau Anda pernah Nonton Film!

Ya, brand itu seperti cerita. Karena dia cerita, maka bangunlah cerita seperti film. Apa saja yang harus ada dalam sebuah film agar menarik?

Pertama, KARAKTER. Apalah artinya sebuah cerita atau film jika tidak ada karakternya. Terlalu banyak karakter yang muncul dan porsinya sama akan menjadikan film nggak menarik. Sama dengan brand Anda. Karakter dalam cerita yang akan Anda bangun adalah target pelanggan utama Anda. Siapa target pelanggan utama Anda? Siapa yang akan menjadi tokoh utama atau hero dalam brand Anda? Jangan terlalu muluk-muluk. Be specific!

Kedua, MASALAH atau TANTANGAN. Masalah, tantangan ataupun konflik itu menjadi bagian penting dari sebuah cerita. Film menjadi tidak menarik jika karakter utamanya dari awal baik-baik saja hingga akhir cerita. Pasti membosankan kalau alurnya datar-datar saja. Oleh karenanya, konflik itu menjadi sangat penting. Apa kaitannya dengan brand? Anda harus mencari tahu permasalahan apa yang dialami oleh pelanggan utama Anda. Bisnis jaman now seperti itu kira-kira. Mereka muncul untuk memberikan solusi atas kesulitan, kekhawatiran dan permasalahan yang mereka alami. So, gali lebih dalam permasalahan tentang kebutuhan dan keinginan mereka terhadap produk/jasa tertentu.  Read More

24 Jun

Belajar Strategi Bisnis dari Angga Candra

15E88454-32EE-4FCB-AAB3-A3DD3CA34037

Angga Candra? Saya juga baru tadi sore mengenal nama tersebut dari platform youtube. Ya, dia seorang youtuber dan ternyata sebelumnya dia adalah Vokalis Adipati band. Mungkin nggak terlalu familiar nama band tersebut. Tapi saya tertarik untuk mengulasnya karena menurut saya ini bisa jadi pembelajaran bernilai, terutama buat (calon) entrepreneur.

Angga Candra memilih bersolo karir setelah keluar dari Band Adipati dan mencoba mencipta single sendiri “Hingga Tutup Usia”. Ternyata single tersebut tak juga membantu mendongkrak karirnya. Tak mau berhenti disitu, dia membuat channel youtube. Setelah saya coba cek, bulan April lalu subscribernya beranjak signifikan dari 500k menjadi saat ini berjumlah 2,3 juta subscriber! Angka subscriber yang bisa menghasilkan pemasukan 200-400 juta per bulan atau bahkan lebih! 

Apa yang bisa kita pelajari dari Angga Candra? Langsung saja kita bahas bareng sambil ngopi. Read More