28 Nov

10 Tips Membangun Bisnis Langgeng

Memiliki pekerjaan saja tidak cukup. Beberapa orang bahkan masih terjebak dalam lingkaran pendapatan yang segitu-gitu saja dan tak kunjung dapat memperbaiki tingkat kesejahteraan mereka. Permasalahannya sederhana, diantaranya pendapatan yang rendah, pekerjaan dan pemasukan yang tidak rutin, dan lapangan pekerjaan yang tidak dapat menyerap riwayat pengalaman bekerja maupun latar belakang pendidikan yang dimiliki, yang pada akhirnya mereka dihadapkan pada 2 pilihan terakhir: bekerja serabutan dengan jam bekerja yang sangat panjang atau berpikir untuk memulai usaha.

stock-vector-change-career-directions-employee-entrepreneur-street-direction-sign-204169891

Bekerja atau berwirausaha?

Pilihan memulai usaha terlihat lebih praktis dan sebagian orang beranggapan bahwa dengan berwirausaha mereka dapat memiliki waktu kerja yang lebih leluasa dan potensi pendapatan yang tak terbatas. Sayangnya, 2 harapan tersebut juga yang makin menenggelamkan mereka pada situasi yang lebih parah. Rencana usaha tak kunjung terealisasi, usaha berjalan tidak sesuai harapan, waktu dan energi yang dihabiskan untuk merintis usaha ternyata lebih besar effortnya daripada bekerja serabutan. Dampaknya pun kira-kira sejalan: kehilangan pekerjaan sebelumnya dan kondisi keuangan menjadi semakin terjerembab pada batas yang sangat mengkhawatirkan. Bagi orang yang sudah punya tanggungan keluarga, kondisi ini memicu ripple effect (efek riak) yang luar biasa. Ternyata, berwirausaha itu tidak semudah yang dibayangkan!

Lantas, apa yang mesti dipertimbangkan untuk membangun usaha yang langgeng? Ada beberapa hal mendasar yang perlu kita lakukan untuk meningkatkan probabilitas keberlanjutan usaha yang memiliki daya saing dan profitable. Saya akan membagi fase usaha menjadi 3 tahapan utama: mencari ide bisnis, memulai bisnis dan mengelola bisnis. Mari kita ulik bersama apa saja hal-hal mendasar yang mesti kita perhatikan pada masing-masing fase sambil menikmati secangkir kopi.

Read More

16 Nov

Kemenangan Trump dan UMKM Kita

Minggu lalu, perhatian masyarakat internasional goncang dengan apa yang terjadi pada perpolitikan Amerika Serikat. Secara mengejutkan, Donald Trump yang sedari awal tidak pernah diunggulkan (bahkan di partai pengusungnya sendiri) secara mengejutkan bisa memenangi Pemilu Presiden Amerika Serikat 2016. Trump adalah sosok yang penuh kontroversi dan acapkali mengeluarkan pernyataan yang tidak enak didengarkan. Trump juga sangat kontroversial dengan sikap anti imigran, pelecehan seksual dan seringkali melontarkan pernyataan yamg rasis dan bahkan anti Islam.

Nah apakah memang ada kaitainnya antara kemenangan Trump dengan masa depan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) kita, setidaknya untuk 4 tahun kedepan?

Setidaknya ada dua faktor utama yang justru kemenangan Donald Trump di Amerika Serikat menjadi berkah bagi dunia UMKM di Indonesia.

Masa sih?

Read More

01 Nov

Kebutuhan dan Peluang Usaha

rumah-banten-sandang-pangan-papanKebutuhan adalah hasrat dasar keinginan manusia. Ini merupakan kodrat yang di berikan Tuhan kepada manusia. Kebutuhan datangnya dari rasa keinginan setiap individu. Begitu banyaknya manusia sehingga tiap-tiap individu juga memiliki kebutuhan yang berbeda-beda pula. Karenanya menjadi wajar jika seseorang mempunyai kebutuhan karena memang didorong oleh rasa keinginan yang ia miliki. Bagaimana cara memenuhi kebutuhan tersebut. Di artikel ini saya belum akan membedakan apa itu kebutuhan dan apa itu keinginan.

Read More